Semburan Api Lumpur Gas Muara Enim
Liputan6.com, Muara Enim: Api lumpur gas dari sumur gas milik Pertamina di Kecamatan Lubai, Muara Enim, Sumatra Selatan, Ahad (7/6) pukul 13.00 WIB, menyembur hingga ketinggian 30 meter. Semburan api ini terjadi sejak sumur gas di Desa Lubai Persada, terbakar karena tersambar petir pada 19 Mei silam. Sekitar 900 warga terpaksa mengungsi hingga dua kilometer dari lokasi semburan.
Kumpulan lumpur gas yang terus keluar di Desa Lubai Persada, sebenarnya sudah diblokade pihak Pertamina sejak setahun lalu. Hingga saat ini pun dalam tahap penutupan dengan teknologi penyuntikan lumpur agar lumpur gas tidak terus-menerus keluar. Namun, karena hujan deras disertai petir kuat pada 19 Mei silam, pipa di tengah sumur gas tersambar kilat sehingga gas terbakar hebat.
Menurut warga, sampai sekarang petugas Pertamina Prabumulih belum berhasil memadamkan api dari sumur gas tersebut. Kobaran api tidak meminta korban jiwa karena berada dalam kubangan lumpur gas yang sudah dilokalisir. Kendati demikian, sebanyak 118 kepala keluarga atau 450 jiwa warga Dusun Satu, Desa Lubai Persada, kini ketakutan dan waswas. Sebab, lokasi rumah mereka paling dekat dengan lokasi gas yang terbakar.
Kobaran api ini ditakutkan membesar karena sangat dekat dengan sumur gas Merbau (Mbu) 01 yang masih dioperasikan Pertamina jaraknya hanya beberapa meter. Warga khawatirk api menyambar gas yang lebih besar sehingga Desa Lubai Persada bisa menjadi lautan api.
Warga meminta Pertamina secepatnya memadamkan kobaran api ini karena saat malam hari gemuruh api semakin kuat akibat gas keluar lebih besar dan menganggu tidur mereka. Bila tidak ada tanda bisa dipadamkan, warga minta secepatnya mereka dipindahkan.
Aji Darmayasa, staf hubungan masyarakat Pertamina Prabumulih mengatakan, upaya untuk memadamkan sedang dilakukan dengan menyiapkan dan menyemprotkan air ke dalam kepulan api. Selain itu, petugas memberi sabun pemisah antara gas dan oksigen agar api cepat padam. Warga pun diminta tenang lantaran api sudah dilokalisir. Diharapkan, semburan api tidak menyambar ke sumur gas Mbu 01 karena selalu disiram agar tetap terjadi pendinginan dan tidak terbakar.(ANS)..( Yahoo!Indonesia News )